REUNI antara Nostalgia, Pamer keberhasilan dan Membantu teman lama.
REUNI adalah kata - kata yang dinantikan untuk didengar oleh kebanyakan orang. Kata reuni akan muncul jika sekelompok komunitas formal atau non formal yang sudah lama tak bertemu dalam rentang waktu yang cukup lama dan mereka ingin bertemu atau berkumpul kembali mengenang masa lalu yang penuh dengan cerita-cerita nan indah, memalukan maupun menyedihkan.
Apakah semua orang mendambakan REUNI ?.
Bagi sebagian orang yang berhasil dalam kehidupan ekonominya mungkin akan sangat senang dan antusias ketika mendengar kata REUNI, tetapi sebaliknya bagi yang kehidupan ekonominya belum beruntung, perasaan mereka akan bercampur aduk ketika mendengar kata REUNI tiba ditelinganya dan akan mengendap di hati dan fikirannya. Mereka akan berada di persimpangan jalan antara menghadiri REUNI atau tidak, di satu sisi mereka sangat ingin hadir untuk bertemu dan bernostalgia dengan teman-teman lama tetapi di sisi lain meraka kurang percaya diri karena kondisi kehidupannya yang belum beruntung dari segi materi/ekonomi.
Apakah Reuni hanya sebagai sarana untuk bernostalgia, pamer keberhasilan atau untuk membantu teman-teman lama yang belum beruntung dari segi materi/kehidupan ekonominya. Hal ini yang perlu kita renungkan bersama-sama.
Ketika fajar mulai menatap kota jakarta, kehidupan para pekerja di jakarta akan dimulai. Mereka bersiap siap untuk bergabung dengan kemacetan fans club dan jalan raya jakarta yang penuh dengan asap knalpot kendaraan. Ada yang optimis ada pula yang pesimis. ada yang santai berangkatnya pagi-pagi sekali, tergesa-gesa takut terlambat, pasrah karena sudah telat and kesiangan menuju tempat bekerja. Ketika sampai di jalan raya jakarta dan mau tidak mau atau suka tidak suka kita harus bergabung dengan kemacetan fans club untuk menuju tempat bekerja. Sekarang cobalah kita renungkan sejenak…. dalam perjalanan menuju tempat bekerja, baik dengan kendaraan umum maupun kendaraan pribadi (motor / mobil) tidak ubahnya seperti kita menjalani kehidupan di dunia yang fana ini. seperti emosi, tertawa, sedih dan juga merasa lelah dan letih.
Untuk menuju sesuatu yang baik dan mendapatkan hasil yang baik pula dalam kehidupan kita harus sabar, bekerja keras dan tidak berputus asa.
Begitu pula ketika kita akan menuju tempat bekerja untuk mencari nafkah yang halal (sesuatu yang baik ) melalui jalan raya jakarta. Dalam perjalanan bagi pengguna kendaraan umum kita harus bersabar dan tidak berputus asa menunggu bus,kopaja/metromini yang terkadang tidak diketahui kapan akan datang. Ketika bus,kopaja/metromini datang kita harus bekerja keras untuk dapat menaikinya terkadang kita disikut,didorong dan diterobos orang lain , jika beruntung akan mendapatkan tempat duduk walaupun tidak nyaman tetapi masih lebih baik dibandingkan beridiri.
Bersambung……
Search
Featured Video
Komentar Terakhir
Hot Topics
- REUNI
2 comments received - Fikiran dan Kesehatan
1 comments received
Arsip
- Oktober 2010 (5)
- September 2010 (2)






























2
Comments